Pengetahuan

Apa itu Bar Chart Dalam Proyek Konstruksi dan Apa Kekurangan dan Kelebihannya?

Bar chart adalah alat yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi progres dalam suatu proyek

Bar chart adalah tools yang biasanya dipakai dalam bermacam proyek tak terkecuali proyek konstruksi.

Bar chart sendiri memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri, sehingga hanya bisa dimanfaatkan pada bagian tertentu saja.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang apa itu bar chart, bagaimana sejarahnya, apa kekurangan dan kelebihannya, serta contoh penggunaannya.

Apa itu bar chart?

Bar chart di dalam dunia konstruksi terutama di lingkup schedule dan manajemen proyek diartikan sebagai alat yang bisa membantu kita untuk mengetahui sudah sejauh mana progres pada suatu  proyek setiap minggunya,  berdasarkan perencanaan waktu yang sudah dibuat.

Untuk itu bisa dikatakan bar chart sebagai alat penyampai dari setiap informasi  dalam sebuah proyek, sehingga dapat di kontrol dengan baik.

Bar chart miliki rician sebagai berikut :

  1. Pada sumbu horizontal X berisikan satuan waktu, misalnya tahun, bulan,atau minggu.
  2. Pada sumbu vertical Y dituliskan kegiatan tau aktivitas proyek.
  3. Format pada bar chart juga bisa ditambahkan item lain seperti sumber daya dalam proyek.

Sejarah bar chart?

Bar chart atau juga bisa disebut sebagai gantt chart ditemukan oleh Gantt dan Frederick W. Taylor dalam bentuk bagan menyerupai balok. Dengan panjang balok merupakan representasi dari durasi setiap kegiatan dalam suatu proyek. Dalam sejarahnya diagaram ini diciptakan dengan format yang informatif dan mudah ditela'ah.

Kelebihan dan kekurangan bar chart

Bar chart atau diagram batang memiliki beberapa kelebihan dan kekurangannya tersendiri, di antaranya sebagai berikut :

Simple

Diagram yang satu ini memiliki format yang sederhana namun dapat menyampaikan infromasi dalam skala tertentu dengan sangat baik, dan mudah dimengerti.

Alat komunikasi yang efektif

Bar chart adalah alat komunikasi yang efektif karena sangat mudah dipahami baik dari level manajemen sampai dengan pekerja lapangan.

Karena untuk memahami bar chart tidak perlu keahlian khusus dan tidak perlu perhitungan matematika yang rumit di dalamnya.

Berguna untuk mengidentifikasi kebutuhan sumber daya

Jika dioptimalkan bar chart bisa digunakan untuk mengetahui atau mengindentifikasi kebutuhan sumber daya pada suatu proyek yang sedang dikerjakan.

Logika pekerjaan

Dalam hal logika pekerjaan bar chart memiliki kelemahan, karena untuk menjalankan sebuah proyek yang besar kita perlu teliti dengan hubungan antara setiap aktifitas.

Bar chart memiliki keterbatasan dalam menjelaskan logika tersebut jika dalam skala proyek yang rumit.

Dampak keterlambatan proyek

Dalam sebuah proyek konstruksi kita mengenal yang namanya jalur kritis sehingga ketika aktivitas yang masuk lintasan kritis tersebut mengalami delay, maka harus ada sikap yang diambil agar sebuah proyek tidak terkena dampak negatif yang tentu saja merugikan perusahaan yang bersangkutan.

Bar chart tidak mampu mengidentifikasi hal tersebut, untuk itu dibutuhkan pendekatan lain.

Aktivitas yang rumit

Aktivitas yang banyak dan rumit akan menjadikan bar chart kehilangan kelebihannya yang bernama simpel atau kesedehaannya.

sangat tidak disarakan bar chart digunakan untuk aktivitas yang terlalu besar.

Namun bar chart sangat direkomendasikan untuk dipakai dalam menjelaskan bagian spesifik dari setiap proyek sehingga tetap menjaga kemudahan dalam menyampaikan informasi.

Contoh Pengunaan

plannertalks.com

contoh barchart

 

Bisa dilihat pada gambar arah x mengambarkan durasi dalam sebuah proyek yang di atur dalam setiap minggu. Sedangkan pada sumbu y digambarkan urutan aktivitas dari a sampai h. selain itu pada sumbu y di sebelah kanan dapat ditambahkan kebutuhan sumber daya, seperti uang, material, dan lain - lain.  

Share:

0 Komentar