Estimasi biaya proyek merupkan istilah yang muncul dalam pengerjaan proyek konstruksi. Melalui estimas biaya, project manager dapat menyusun strategi pengerjaan proyek agar dapat selesai.
Tanpa perkiraan biaya, project manager tidak dapat menyusun Rencana Anggaran Biaya dengan matang. Akibatnya ketika pelaksanaan mengalami pembengkakan biaya, yang berdampak pada keuangan perusahaan.
Oleh sebab itu, proses estimasi biaya tidak dapat ditinggalkan begitu saja. Karena pada tahap ini, Anda dapat menyusun langkah kerja proyek dan memiliki gambaran besar terkait skala proyek yang sedang dikerjakan.
Baca Juga : Template RAB Excel Untuk Teknik Sipil
Metode estimasi biaya konstruksi

Metode estimasi biaya berguna untuk memastikan nominal biaya proyek sebelum masuk tahap pengerjaan. Memastikan apalah penggunaan uang sesuai dengan ketentuan anggaran.
Estimastor adalah orang yang membuat estmasi biaya konstruksi berbasis data untuk menganalisis besar material, pekerja, dan peralatan yang digunakan. Hasil dari analisis dapat digunakan untuk mengajukan pengadaan barang kepada vendor.
Anda dapat membuat estimasi biaya sesuai dengan kondisi tertentu. ulai dari berbasis hitungan kasar, data keuangan masa lalu, kompelsitas desain konstruksi, hingga bentuk penawaran dari vendor.
Metode estimasi biaya konstruksi dipilih sesuai dengan kondisi dan kompelsitas proyek yang dikerjakan. Anda dapat memilih metode cepat namun hasilnya kurang akurat, tetapi ada metode dengan hasil akurat namun membutuhkan waktu.
Berikut ini adalah daftar metode estimasi biaya konstruksi
- Estimasi Analog
- Estimasi Elemental
- Estimasi Parametrik
- Estimasi Modular
- Estimasi Bottom-Up
- Estimasi Top-Down
- Estimasi Berbasis Sumber Daya
- Estimasi Tiga Poin
- Estimasi Laju Produksi
- Estimasi Berdasarkan Pendapat Ahli
- Estimasi Probabilitas
- Estimasi Biaya Seumur Hidup
Bagaimana mengelola anggaran proyek
Hasil estimasi biaya konstruksi perlu dikelola agar tidak menganggu jalannya proses pengerjaan. Dengan mengelola keuangan, Anda makin terbantu untuk menghadapi kondisi di lapangan yang tidak pasti.
Membuat perencanaan keuangan
Perencanaan keuangan tidak hanya sekadar mencari harga termurah untuk menghemat. Lebih dari itu, membuat rencana keuangan bertujuan agar proses pengerjaan konstrukti tidak mengalami kendala.
Memantau pengeluaran proyek
Sesudah membuat rencana keuangan, berikutnya adalah memantau pengeluaran proyek agar kas keuangan tetap sehat. Pengawasan secara realtme membantu Anda melacak pengeluaran bocor yang tak terlihat.
Mengelola risiko
Anggaran proyek perlu dikelola agar terhindar dari risiko. Proyek konstruksi tidak dapat lepas dari risiko kecelakaan kerja, keterlambatan pengriman barang, hingga perubahand desain proyek.
Mengelola risiko dilakukan dengan mengidentifikasi potensi risiko yang aka terjadi. Jika Anda ingin menghindari risiko kecelakaan kerja, maka mulaikan menerapkan K3 konstruksi.
Melakukan negosiasi pengadaan barang
Salah satu bentuk dari pengelolaan biaya kontruksi adalah mengatur proses pengadaan barang. Pada umumnya, pengadaan barang memakan biaya besar karena proses pengiriman dan pembayaran sangat panjang.
Hal ini merupakan pekerjaan berat bagi project manager karena harus mengelola waktu agar proyek tetap jalan sembari mengatasi masalah pengadaan barang.
Negosiasi menjadi cara untuk mengatasi masalah pengadaan barang dengan mencari titik tengah terbaik.
Berlatih menggunaka software project management
Mengelola uang proyek konstruksi terbilang sulit karena jumlah nominal uang yang berputar sangat besar. Belum lagi nilai transaksi selama proyek berlangsung terbilang besar dan merepotkan.
Agar tidak ada masalah di kemudian hari, uang proyek perlu dikelola secara transparan. Memastikan pengeluaran tetap tercatat rapi agar memudahkan pemeriksaan.
Anda dapat menggunakan software project manager untuk mengelola pengeluaran proyek secara langsung. Tidak hanya nominal uang semata, Anda juga memudahkan komunikasi dan koordinasi kepada divisi terkait untuk membuat keputusan di kemudian hari.
Membuat laporan keuangan proyek konstruksi
Proyek konstruksi memakai laporan keuangan untuk mengevaluasi pengeluaran selama pengerjaan proyek berlangsung. Melalui laporan keuangan, Anda dapat melihat potensi terjadinya pembiayaan berlebih.
Membuat laporan proyek konstruksi dapat dimulai melalui berbagai indikator sebagai berikut.
Menentukan ruang lingkup
Ruang lingkup adalah kapastas proyek yang sedang dikerjakan. Setelah itu, membuat laporan berdasarkan proyek yang dikerjakan. Hasil laporan dapat menjadi acuan apakah pengeluaran sudah sesuai dengan target KIP.
Mengklasifikasi pengeluaran dan pemasukan
Dasar dari laporan keuangan adalah mengetahui nilai pemasukan maupun pengeluaran. Pemisahan ini bertujuan agar memudahka klasifikasi mana saya yang termasuk sebagai pengeluaran atau pemasukan.
Pengeluaran adalah biaya yang keluar seperti material, sewa alat, gaji, transportasi, dan biaya pengawasan.
Pendapatan adalah biaya yang datang dari pembayaran dari klien atau keuntungan dari perusahaan.
Memilih metode akutansi proyek
Menyusun laporan keuangan proyek dapat menggunakan dua metode akutansi yaitu meode persentasi penyelesaian dan metode kontrak selesai.
Metode persentase penyelesaian adalah mengakui biaya dan pendapatan selama proyek berjalan, sesuai durasi pekerjaan. Jenis laporan biaya ini dibuat secara rutin.
Metode kontrak selesai hanya dibuat setelah proyek selesai. Bentuk dari laporan akutansi berisi total pemasukan dan pengeluaran.
Melacak alokasi biaya proyek
Laporan keuangan proyek perlu dipantau secara konsisten. Manfaat dari melacak alokasi biaya proyek adalah membantu memantau arus kas uang.
Software estimasi biaya proyek
Software estimasi biaya digunakan untuk menghemat waktu dalam penyusunan biaya secara efisien. Ada beberapa software yang dapat Anda gunakan, antara lain.
- Mirosoft Excel
- Beluebeam Revu
- Coxt X
- Procore
- Plan Swift
- Microsoft Project
Susunlah estimasi biaya proyek kostruksi dengan Microsoft Project

Kemampuan membuat estimasi biaya proyek sangatlah krusial bagi project manager konstruksi. Jika tidak ada estimasi biaya konstruksi, Anda tidak memiliki dasar dalam menentukan angaggaran proyek.
Microsoft Project adalah tools estimasi baya proyek yang banyak digunakan di industri. Mulai dari pengerjaan konstruksi sampai dengan migas tidak lepas dari produk keluaran Microsoft.
Microsoft Project mampu mengeluarkan estimasi biaya proyek yang terbaik serta cocok untuk proyek. Untuk melakukannya, Anda harus bisa membuat perencanaan secara matang agar hasilnya sesuai dengan isi kepala.
Engineering Academy membantu Anda dengan menghadirkan Project Management & Scheduling with Microsoft Project. Semua jurus project management akan keluar untuk mempersiapkan Anda menjadi project manager di industri.
0 Komentar
Artikel Terkait







