Pengetahuan

Yuk Cari Tau Fungsi Penting Rooster!

Rooster pada bangunan rumah adalah elemen ventilasi yang memiliki peran penting dalam menciptakan hunian yang sehat, sejuk, dan nyaman.

Tarisa Dinda Deliyanti31 Desember 2025

Bagi sebagian orang yang tidak berkecimpung atau baru menyelami dunia arsitektur dan konstruksi rumah, istilah rooster mungkin terdengar asing. Padahal, elemen bangunan ini cukup sering digunakan, terutama pada rumah-rumah di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Rooster bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi memiliki fungsi penting yang berpengaruh pada kenyamanan dan kualitas hunian.

Pengertian Rooster

Rooster adalah elemen bangunan berbentuk lubang-lubang atau celah berpola yang biasanya terbuat dari beton, tanah liat, keramik, atau material sejenisnya. Rooster biasanya dipasang di dinding, pagar, atau partisi bangunan. Dalam Bahasa sehari-hari, rooster sering disebut sebagai lubang angin beton. 

Bentuk dan motif rooster sangat beragam, mulai dari pola geometris sederhana hingga desain artistik yang bernilai estetika tinggi. Karena memiliki celah, rooster memungkinkan udara dan cahaya masuk ke dalam ruangan tanpa harus membuka jendela secara penuh.

Apa Saja Fungsi Rooster pada Bangunan Rumah?

Penggunaan rooster pada rumah memiliki berbagai fungsi penting, baik dari sisi teknis maupun estetika. Fungsi utama rooster adalah membantu sirkulasi udara. Celah-celah pada rooster memungkinkan udara segar masuk dan udara panas keluar, sehingga ruangan terasa lebih sejuk dan tidak pengap. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengurangi ketergantungan pada kipas angin atau pendingin ruangan.

Selain udara, rooster juga memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam rumah. Cahaya yang masuk melalui rooster biasanya bersifat tidak langsung, sehingga ruangan tetap terang tanpa silau berlebihan. Ini membantu menghemat penggunaan lampu di siang hari.

Rooster juga berperan penting dalam mengurangi kelembapan dan mencegah bau tidak sedap, terutama pada area dapur, kamar mandi, atau ruang cuci. Dengan adanya rooster, ruangan-ruangan tersebut menjadi lebih sehat dan nyaman.

Selain memiliki berbagai fungsi secara teknis, rooster juga dapat menjadi elemen estetika. Desain rooster yang unik dapat mempercantik tampilan fasad rumah maupun interior, memberikan kesan modern, tropis, atau tradisional sesuai konsep bangunan.

Jenis-Jenis Material Rooster dan Karakteristiknya

  • Rooster beton: dikenal paling kuat dan tahan terhadap cuaca, sehingga sering digunakan pada area eksterior atau dinding luar rumah. Material ini mampu bertahan dalam jangka panjang dengan perawatan yang relatif minim.
  • Rooster keramik: menawarkan nilai estetika yang lebih tinggi dengan pilihan warna dan motif yang beragam, menjadikannya ideal untuk area yang juga mengutamakan tampilan visual.
  • Rooster tanah liat atau terakota: memberikan kesan alami dan tradisional, cocok untuk rumah dengan konsep tropis atau etnik, meskipun membutuhkan perhatian lebih terhadap kelembapan.
  • Rooster berbahan GRC atau metal: memiliki bobot lebih ringan dan desain yang modern, sehingga sering diaplikasikan pada bangunan minimalis atau kontemporer yang menonjolkan kesan sederhana namun fungsional.

Sebagai elemen bangunan, rooster tidak hanya berfungsi sebagai ventilasi, tetapi juga berperan dalam menciptakan hunian yang sehat, nyaman, dan bernilai estetika. Dengan pemilihan material serta penempatan yang tepat, rooster dapat menjadi solusi fungsional yang mendukung kualitas ruang sekaligus memperindah tampilan rumah.

Share:

0 Komentar