Pengetahuan

Mahasiswa Teknik Wajib Tahu Perbedaan Engineer dan Technician di Industri

Tahukah kamu perbedaan engineer dan technician di industri. Dan apa yang membuat engineer dan technician ini berbeda. Jangan sampai salah, ternyata ini loh perbedaan keduanya!

Doohan Aditya SaputroFebruary 17, 2021

Setelah lulus pendidikan perguruan tinggi, mahasiswa teknik tentunya ingin berkarir di bidang engineering. Kita tahu bekerja di bidang engineering memiliki banyak bagian. Tentunya, kamu pasti pernah mendengar lowongan pekerjaan sebagai engineer atau technician.

Ternyata ke dua pekerjaan ini memiliki perbedaan. Buat kamu yang belum tahu perbedaan ke dua nya. Berikut ulasan tentang perbedaan diantara engineer dan technician di Industri.

1. Technician (Teknisi), lebih membantu pekerjaan dari seorang engineer

https://www.pexels.com/photo/man-standing-in-front-of-gray-metal-machine-part-2965258/
www.pexels.com/@kateryna-babaieva

Mengacu pada www.oxfordlearnersdictionaries.com, "Technician is a person whose job is keeping a particular type of equipment or machine in good condition or a person who shows skill at the technical aspects of an art, a sport, etc."

Dengan kata lain, teknisi bisa dikatakan merupakan seorang yang memiliki tugas menjaga jenis peralatan atau mesin tertentu dalam kondisi baik atau orang yang menunjukkan keahlian dalam aspek teknis. Teknisi juga dilatih dengan suatu skill khusus terutama di bidang engineering

Pekerjaan sebagai technician atau teknisi sering berhubungan dengan peralatan-peralatan teknik. Teknisi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu seorang engineer dalam mengumpulkan data, mendesain dan menguji performa mesin/peralatan, memasang dan membongkar equipment, dan merekam data hasil pengujian. Teknisi tidak memiliki job desk untuk menganalisis sistem, melakukan desain, ataupun optimasi.

Untuk memahaminya dengan mudah, kita berikan contoh sederhana. Seorang teknisi di industri otomotif bertugas untuk mendiagnosa dan memperbaiki mobil sementara teknisi elektrikal akan membantu bersama memperbaiki sistem elektrikalnya. Namun, tanggung jawab dari pekerjaan teknisi akan bervariasi tergantung penempatan pekerjaan mereka dan industrinya.

2. Engineer (Insinyur), seseorang yang memenuhi standar keilmuan spesifik

https://www.pexels.com/photo/engineer-working-with-laptop-at-table-3769135/
www.pexels.com/@olly

Setelah kita memahami apa itu teknisi dan tahu tugas teknisi. Sekarang kita akan mengetahui apa itu engineer atau Insinyur. Melansir pada www.oxfordlearnersdictionaries.com, "Engineer is a person whose job involves designing and building engines, machines, roads, bridges, etc." atau "engineer is a person who is trained to repair machines and electrical equipment."

Berbeda seperti teknisi, engineer tidak bertugas hanya sekedar memperbaiki mesin atau equipment yang rusak. Engineer memiliki pekerjaan untuk menemukan sebuah solusi terhadap permasalahan yang terjadi dan memprediksi permasalahan yang terjadi di masa yang akan datang.

Mereka juga memiliki keahlian untuk mendesain dan merancang dalam sebuah sistem atau produk baru. Pada kondisi tertentu seorang engineer juga dituntut untuk melakukan improvement terhadap sebuah equipment atau sistem yang ada.

Di dalam masa pendidikannya, engineer akan mempelajari science dan matematika tingkat lanjut. Dimana hal ini dibutuhkan untuk mengembangkan pemikiran yang kritis dan analitikal. Serta, memiliki pemikiran yang konseptual dan keterampilan desain.

Singkatnya, engineer menggunakan skill matematika dan science mereka untuk menyelesaikan, mencegah permasalahan yang terjadi, mendesain dan mengembangkan produk, serta melakukan improvement suatu sistem.

3. Engineer adalah pemikir dan Technician adalah pelaksana

https://www.pexels.com/photo/two-man-holding-white-paper-1216589/
www.pexels.com/@rezwan

Dari ulasan di atas, kita dapat simpulkan tentang perbedaan engineer dan technician. Technician bisa dikatakan sebagai seorang pelaksana atau "doers" sementara itu engineer sebagai sosok "thinkers." Technician berfokus pada pengerjaan dan perbaikan sebuah permasalahan serta, perakitan dan pembongkaran equipment. Sementara itu, engineer berorientasi pada kemampuan pengembangan dan desain.

Berdasarkan latar pendidikannya, baik teknisi dan engineer memiliki latar belakang yang berbeda. Dimana technician biasanya menempuh pendidikan 3 tahun. Sedangkan, engineer membutuhkan empat tahun atau lebih karena subjek pendidikan yang diberikan jauh lebih kompleks. Dan di beberapa kesempatan yang ada, ke dua profesi ini biasanya disebut engineer. Namun, fungsi dan tanggung jawab pekerjaan dari technician dan engineer di industri bisa saja sama atau berbeda.

Semua itu tergantung dari kebutuhan dan sistem dari perusahaan dari beragam industri. Terkadang memang ada hal yang membuat ambigu diantara kedua pekerjaan atau job desk ini. Sebaiknya, kamu lebih teliti dalam memilih pekerjaan, apakah itu engineer atau technician.

Semoga saja ulasan di atas bisa menjawab kebingungan kamu tentang perbedaan technician dan engineer

Share:

0 Komentar

Related Article