Ada banyak sekali jenis-jenis lantai yang digunakan pada saat melakukan pembangunan konstruksi. Tidak hanya sebatas memberikan kesan yang estetik saja terhadap ruangan, namun juga memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
Kehadiran berbagai jenis lantai ini juga bisa menghidupkan ruangan dan isinya. Dengan banyaknya pilihan tentu tidak jarang membuat bingung dalam menentukannya. Namun, tidak perlu khawatir karena pada artikel berikut ini akan membahasnya secara lengkap!
Jenis-Jenis Lantai yang digunakan dalam Konstruksi Bangunan
Berikut ini merupakan beberapa kategori lantai yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing, antara lain sebagai berikut ini.
1. Lantai Vinyl
Pada saat proses pembangunan konstruksi khususnya gedung perkantoran, tidak jarang lantai vinyl sering digunakan. Kelebihan lantai ini yaitu lebih mudah dalam hal perawatannya serta mempunyai daya tahan yang baik terhadap noda dan goresan. Selain itu, lantai vinyl juga mudah untuk dipasang dan tersedia dalam hal desain maupun warna.
Adapun kekurangan dari lantai vinyl sendiri yaitu tidak ramah lingkungan. Lantai ini juga tidak cocok untuk ruangan yang memiliki lalu lintas sangat tinggi dan tidak tahan terhadap api maupun panas. Oleh karena itu, pilih lantai vinyl dengan ketebalan tertentu sesuai kebutuhan ruangan.
2. Lantai Keramik
Lantai keramik merupakan lantai yang paling umum digunakan baik di rumah dan perkantoran. Lantai ini tidak hanya tahan lama digunakan dan mudah untuk dirawat saja. Namun, lantai ini juga tahan terhadap air dan kelembapan. Bahkan, telah tersedia dalam berbagai warna dan desain.
Selain memberikan kesan yang estetik pada ruangan, lantai ini juga memiliki kekurangan. Mulai dari tidak tahan dengan suhu yang tinggi dan rentan dengan retakan atau pecah. Namun, jika tetap ingin menggunakan lantai ini maka bisa memastikan kualitas lantai tersebut cocok dan kuat untuk ruangan.
3. Lantai Marmer
Marmer merupakan salah satu lantai yang memiliki nilai jual tinggi. Lantai marmer ini berasal dari batuan metamorf yang dihasilkan dari proses rekristalisasi batu kapur. Sehingga, dapat memberikan penampilan yang mewah dan berkilau dari struktur kristalnya. Lantai ini memiliki kelebihan tahan terhadap air dan bersifat dingin sehingga bisa memberikan kesejukan di dalam ruangan.
Selain menawarkan keunggulan, lantai marmer juga mempunyai kekurangan. Seperti lebih rentan terhadap zat asam. Bahkan, lantai marmer ini juga membutuhkan perhatian dan perawatan khusus. Sehingga, sang pemilik harus menyiapkan sejumlah budget untuk mempertahankan estetika marmer jangka panjang.
4. Lantai Granit
Selain marmer, granit juga sering menjadi pilihan terbaik untuk lantai ruangan. Pasalnya, lantai granit ini terbuat dari material yang kuat dan tahan lama. Alhasil, bisa bertahan pada lalu lintas kaki yang padat maupun goresan dari peralatan kantor seperti meja atau kursi. Kelebihan dari lantai granit yaitu lebih mudah untuk dibersihkan dan memberikan kesan yang elegan.
Sementara itu, untuk kekurangannya sendiri yaitu lebih rentan terhadap keretakan. Khususnya, jika terkena benturan yang kuat. Lantai granit juga memiliki biaya pemasangan yang lebih tinggi.
5. Lantai Kayu
Jika ingin mendapatkan kesan alami dan ramah lingkungan, maka lantai kayu bisa menjadi pilihan terbaik. Lantai kayu ini juga menjadi salah satu jenis lantai yang popuer digunakan untuk banguna rumah atau perkantoran. Hal ini karena kayu memiliki perawatan yang lebih mudah, tahan lama, warna dan desainnya beragam, dan menciptakan tampilan yang sederhana namun estetik.
Dalam memilih lantai kayu ini perlu memperhatikan daya tahan, kelembapan, dan kualitasnya. Pasalnya, lantai kayu juga memiliki beberapa kelemahan. Seperti, lebih mahal dari segi harga, rentan dengan kerusakan akibat air dan kelembapan, hingga membutuhkan perawatan yang intensif untuk mempertahankan kekuatan dan keindahannya.
6. Lantai Beton Polished
Jika mengutamakan daya tahan dan kemudahan dalam perawatanya, maka lantai beton polished adalah rekomendasi terbaik. Lantai ini juga bisa memberikan tampilan yang minimalis dan modern untuk ruangan dan tahan terhadap noda maupun goresan.
Adapun kekurangan dari lantai ini yaitu membutuhkan perawatan khusus untuk mempertahankan keindahannya. Tidak hanya itu saja, lantai ini tidak cocok untuk ruangan dengan lalu lintas yang tinggi. Sehingga, membuat penghuninya kurang nyaman untuk berjalan di atasnya.
Kesimpulan
Memilih lantai bukan hanya memperhatikan aspek keindahannya saja. Namun, perlu juga mempertimbangkan aspek fungsionalitas, kelebihan, kekurangan, dan kenyamanan yang diberikan.
Untuk mendapatkan artikel lainnya seputar dunia teknik, bisa berkunjung ke website Anak Teknik. Pastikan, sudah berlangganan ya agar bisa mengetahui informasi terbaru! Yuk, tingkatkan edukasi diri dan literasi mulai dari sekarang!
0 Komentar
Artikel Terkait







