Habitat 67 merupakan kompleks apartemen dengan konsep arsitektur unik yang bentuknya seperti lego. Bangunan ini terdiri atas lebih dari 158 unit apartemen dan memiliki 354 modul beton pracetak dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Bukan hanya tampilannya yang futuristik namun tersedia fasilitas taman, teras pribadi, dan ruang komunitas bersama di dalamnya.
Sejarah Pembangunan Habitat 67
Bangunan Habitat 67 ini berawal dari Moshe Safdie yaitu seorang mahasiswa arsitektur berdarah Israel-Kanada yang sedang menyelesaikan tesis masternya di Universitas McGill. Kemudian, buah dari pikiran Moshe Safdie tersebut terpilih menjadi paviliun utama pada ajang pameran dunia Expo 67.
Latar belakang dari ide tersebut adalah Safdie ingin membuktikan kehidupan perkotaan yang padat tetap berkualitas. Untuk itulah, ia menggabungkan konsep bangunan dengan struktur vertikal yang kekinian dengan cahaya matahari, privasi, hingga ruang terbuka hijau. Sehingga, pada setiap kubus memiliki akses menuju taman atap yang dibangun berdekatan dengan kubus lainnya.
Habitat 67 ini terletak di sebelah sungai Saint Lawrence, 2600 Avenue Pierre-Dupuy, Marc-Drouin Quay, Montréal, Canada. Sementara itu, realisasi pembangunan gedung apartemen ini dimulai pada tahun 1967. Kemudian, pada tahun 2009 silam Habitat 67 berubah statusnya menjadi warisan budaya yang ditetapkan oleh pemerintah Quebec.
Ciri Khas Arsitektur Gedung Habitat 67
Bangunan ini menawarkan gaya arsitektur yang mencuri perhatian banyak orang. Tidak heran jika Habitat 67 ini sering dijadikan sebagai landmark arsitektur yang paling terkenal di Kanada. Hal ini karena terdapat keunikan yang melekat pada susunan kubus beton yang ditumpuk secara acak.
Bangunan ini menjadi proyek mahakarya arsitektur yang paling eksperimental di dunia. Pasalnya, sangat mencerminkan rumah susun urban yang modern. Meskipun begitu, penghuninya tetap bisa menikmati udara segar dengan baik di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota yang super padat.
Dari aspek struktur bangunan menggunakan konstruksi modular yang terbilang sangat canggih pada saat itu. Habitat 67 ini disusun oleh kubus beton isolasi prefabrikasi sebanyak 365 buah untuk 12 lantai. Kubus beton tersebut lalu diangkat dan disusun menggunakan derek secara asimetris. Tujuannya untuk menciptakan ruang-ruang kosong yang unik.
Hasilnya, tercipta 158 tempat tinggal dengan berbagai konfigurasi ukuran yang lebih besar. Setiap kubus berperan sebagai unit struktural yang kokoh dan ruang hidup yang sempurna. Semua unit hunian ini dihubungkan dengan sistem suspensi yang melibatkan proses pengelasan tegangan tinggi, batang, dan kabel.
Pengalaman Hunian yang Unik
Menghabiskan hidup di apartemen Habitat 67 tentu saja memberikan pengalaman yang unik sekaligus berkesan. Apalagi setiap unit bangunan mempunyai tipe orientasi yang berbeda-beda, tentu setiap penghuni akan mendapatkan pemandangan yang bervariasi. Mulai dari pemandangan kota Montreal yang indah hingga aliran sungai Saint Lawrence yang tenang.
Selama tinggal di sini, kamu akan mendapatkan cahaya alami yang langsung masuk ke berbagai ventilasi rumah. Sehingga, menciptakan nuansa kehidupan yang lebih segar dan menyehatkan. Selain itu, privasi juga terjaga karena setiap dinding rumah terpisah dan tidak bersentuhan langsung dengan tetangga.
Kemudian, terdapat ventilasi silang yang memungkinkan udara untuk masuk dengan bebas melalui celah-celah bangunan. Tentu saja, ini menjadi keunggulan tersendiri untuk tinggal di Habitat 67 karena suhu rumah menjadi sejuk secara alami. Hal ini akan membuat kamu betah untuk tinggal di hunian mewah tersebut.
Lokasinya juga strategis yaitu berdekatan dengan jalan utama seluas 3 meter. Sehingga, memudahkan kamu untuk mengakses tempat parkir kendaraan dan menggunakan layanan publik. Tidak jauh dari Habitat 67 terdapat plaza yang bisa ditempuh hanya dengan jalan kaki saja. Tersedia lapangan tenis, teras, hingga taman bermain anak-anak pada lantai dasar.
Kesimpulan
Habitat 67 merupakan bahwa arsitektur bergaya brutalis karya Moshe Safdie ini tidak hanya mengedepankan estetika saja melainkan mempertimbangkan fungsionalitasnya. Inilah yang menjadikan Habitat 67 bukan hanya sekedar bangunan namun berhasil mengubah cara pandang terhadap mahakarya arsitektur dunia.
Ingin tahu informasi lebih lanjut? Yuk, kepoin website anakteknik sekarang juga! Pastinya, ada banyak sekali artikel menarik yang fresh untuk mengedukasi kamu. Jangan lupa cek up to date terbarunya ya
0 Komentar
Artikel Terkait







