Pengetahuan

Memilih Spesifikasi Cairan Terbaik untuk Mesin Alat Berat

Untuk menjaga performa dan keawetan alat berat, diperlukan pemahaman tentang jenis dan spesifikasi bahan pendukung seperti diesel fuel, lubricants, coolant, dan electrolyte.

Minir6 November 2025

Alat berat merupakan mesin yang digunakan untuk berbagai keperluan di sektor konstruksi, pertambangan, dan industri lainnya. Untuk menjaga performa dan keawetan alat berat, diperlukan pemahaman tentang jenis dan spesifikasi bahan pendukung seperti diesel fuel, lubricants, coolant, dan electrolyte. Berikut adalah penjelasan mendetail mengenai masing-masing komponen tersebut.

1. Diesel Fuel

Diesel fuel atau bahan bakar diesel adalah sumber energi utama untuk mesin alat berat yang menggunakan sistem pembakaran internal. Ada beberapa jenis diesel fuel yang biasa digunakan, di antaranya:

High-Speed Diesel (HSD)

Digunakan pada mesin dengan putaran tinggi seperti truk atau alat berat modern. HSD memiliki kandungan sulfur rendah sehingga lebih ramah lingkungan.

Marine Diesel Oil (MDO)

Biasanya digunakan untuk mesin-mesin besar dengan putaran rendah hingga sedang. Jenis ini lebih kental dibandingkan HSD.

Spesifikasi Penting Diesel Fuel:

  • Kandungan sulfur: Kandungan sulfur rendah (<50 ppm) lebih disarankan untuk mengurangi emisi gas buang.
  • Cetane number: Angka cetane minimal 45-50 untuk memastikan pembakaran sempurna.
  • Kebersihan bahan bakar: Diesel fuel harus bebas dari kontaminasi air dan kotoran karena dapat merusak sistem injeksi bahan bakar.

2. Lubricants

Lubricants atau pelumas berfungsi untuk mengurangi gesekan antar komponen mesin, mencegah keausan, dan menjaga suhu kerja mesin agar tetap stabil. Jenis-jenis pelumas yang digunakan pada alat berat meliputi:

Engine Oil (Oli Mesin)

Digunakan untuk melumasi komponen internal mesin seperti piston, crankshaft, dan camshaft. Engine oil diklasifikasikan berdasarkan viskositasnya (SAE) dan performa (API Service Classification).

Hydraulic Oil (Oli Hidrolik)

Digunakan pada sistem hidrolik untuk mentransfer tenaga. Oli hidrolik harus memiliki stabilitas termal yang baik dan tahan terhadap oksidasi.

Gear Oil (Oli Transmisi/Gardan)

Berfungsi melumasi komponen gear pada transmisi dan gardan. Oli ini memiliki viskositas yang lebih tinggi dibandingkan oli mesin.

Spesifikasi Penting Lubricants:

  • Viskositas: Pilih pelumas dengan viskositas yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
  • Tahan panas: Pelumas harus mampu bekerja dalam suhu tinggi tanpa kehilangan sifat pelumasannya.
  • Anti-karat: Pastikan pelumas memiliki aditif anti-karat untuk melindungi komponen dari korosi.

3. Coolant

Coolant adalah cairan pendingin yang digunakan untuk menjaga suhu mesin agar tetap optimal. Coolant tidak hanya berfungsi sebagai pendingin tetapi juga melindungi komponen mesin dari karat dan korosi. Jenis-jenis coolant meliputi:

Inorganic Additive Technology (IAT)

Coolant tradisional berbasis etilen glikol atau propilen glikol. Biasanya digunakan pada kendaraan lama.

Organic Acid Technology (OAT)

Coolant modern yang lebih ramah lingkungan dengan umur pakai lebih panjang.

Spesifikasi Penting Coolant:

  • Titik didih: Coolant harus memiliki titik didih tinggi untuk mencegah overheating.
  • Titik beku: Memiliki titik beku rendah agar tidak membeku di suhu dingin ekstrem.
  • Anti-karat: Mengandung aditif anti-karat untuk melindungi sistem pendingin dari korosi.

4. Electrolyte

Electrolyte adalah cairan yang digunakan dalam baterai untuk menyimpan dan menghantarkan energi listrik. Pada alat berat, baterai memainkan peran penting dalam sistem starter dan kelistrikan. Electrolyte biasanya terbuat dari campuran air suling dan asam sulfat.

Spesifikasi Penting Electrolyte

  • Konsentrasi asam sulfat: Konsentrasi standar biasanya berkisar antara 30%-50%.
  • Kebersihan: Electrolyte harus bebas dari kotoran atau mineral yang dapat mengganggu reaksi kimia di dalam baterai.
  • Level cairan: Pastikan level electrolyte sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk mencegah kerusakan pada sel baterai.

Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi diesel fuel, lubricants, coolant, dan electrolyte sangat penting untuk menjaga kinerja alat berat tetap optimal. Penggunaan bahan-bahan berkualitas sesuai spesifikasi pabrikan akan memperpanjang umur pakai mesin serta mengurangi risiko kerusakan. Selalu pastikan untuk mengikuti panduan teknis dari produsen alat berat agar performa mesin tetap terjaga.

Share:

0 Komentar