Pengetahuan

Program Pemeriksaan Machine (PPM) pada Unit Alat Berat

Program pemeriksaan machine pada unit alat berat menjadi langkah penting untuk menjaga performa alat berat tetap optimal.

Minir9 November 2025

Industri yang melibatkan penggunaan alat berat seperti konstruksi, pertambangan, dan kehutanan, keandalan mesin menjadi salah satu faktor kunci untuk memastikan produktivitas dan efisiensi kerja. Oleh karena itu, program pemeriksaan machine pada unit alat berat menjadi langkah penting untuk menjaga performa alat berat tetap optimal serta meminimalkan risiko kerusakan mendadak yang dapat mengganggu operasional.

Pentingnya Pemeriksaan Machine pada Alat Berat

Pemeriksaan machine secara rutin memiliki banyak manfaat, di antaranya:

1.  Mencegah Kerusakan Mendadak

Dengan melakukan pemeriksaan berkala, potensi kerusakan atau keausan komponen dapat terdeteksi lebih awal. Hal ini memungkinkan tim teknis untuk melakukan perbaikan sebelum masalah berkembang menjadi kerusakan besar yang memerlukan biaya tinggi.

2.  Memastikan Keamanan Operasional

Alat berat yang tidak diperiksa secara rutin berisiko mengalami malfungsi yang bisa membahayakan operator dan pekerja di sekitarnya. Pemeriksaan berkala memastikan semua sistem mesin berjalan dengan baik sehingga keselamatan kerja tetap terjaga.

3.  Meningkatkan Umur Pakai Mesin

Dengan perawatan yang tepat, umur pakai alat berat dapat diperpanjang. Ini berarti investasi pada alat berat akan memberikan pengembalian yang lebih maksimal.

4.  Efisiensi Operasional

Mesin yang dirawat dengan baik cenderung bekerja lebih efisien, baik dalam hal konsumsi bahan bakar maupun kinerjanya. Hal ini membantu perusahaan mengurangi biaya operasional jangka panjang.

Komponen Utama yang Harus Diperiksa

Dalam program pemeriksaan machine pada unit alat berat, ada beberapa komponen utama yang harus diperhatikan:

1.  Mesin Utama (Engine)

Mesin adalah inti dari alat berat. Pemeriksaan meliputi kondisi oli mesin, filter udara, filter bahan bakar, hingga kebersihan ruang mesin. Suara mesin juga perlu diperhatikan untuk mendeteksi adanya ketidakwajaran.

2.  Sistem Hidrolik

Sistem hidrolik berperan penting dalam menggerakkan berbagai bagian alat berat. Pemeriksaan meliputi selang hidrolik, pompa, katup, dan silinder untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada sistem ini.

3.  Sistem Kelistrikan

Sistem kelistrikan seperti aki, kabel, lampu, dan panel kontrol harus diperiksa secara berkala untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Gangguan pada sistem kelistrikan dapat memengaruhi kinerja keseluruhan alat berat.

4.  Sistem Pendingin

Sistem pendingin membantu menjaga suhu mesin agar tetap stabil. Pemeriksaan meliputi kondisi radiator, kipas pendingin, dan cairan pendingin (coolant). Kekurangan cairan pendingin atau kerusakan pada radiator dapat menyebabkan mesin overheat.

5.  Sistem Transmisi dan Undercarriage

Bagian ini mencakup roda gigi, rantai, sproket, dan komponen lainnya yang mendukung pergerakan alat berat. Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan tidak ada keausan berlebihan yang dapat memengaruhi mobilitas alat berat.

Langkah-Langkah dalam Program Pemeriksaan

Program pemeriksaan machine biasanya dilakukan secara sistematis dan melibatkan beberapa langkah berikut:

1.  Pemeriksaan Harian (Daily Check)

Operator alat berat bertanggung jawab melakukan pemeriksaan harian sebelum alat digunakan. Ini meliputi pengecekan visual terhadap kondisi umum alat berat, seperti kebocoran oli atau cairan lainnya, tekanan ban (jika ada), serta fungsi lampu dan klakson.

2.  Pemeriksaan Berkala (Periodic Maintenance)

Pemeriksaan ini dilakukan oleh teknisi profesional sesuai jadwal yang telah ditentukan, misalnya setiap 250 jam kerja atau sesuai rekomendasi pabrikan. Fokus pemeriksaan berkala adalah pada komponen-komponen utama yang memerlukan perawatan lebih mendalam, seperti penggantian oli dan filter.

3.  Pemeriksaan Khusus (Special Inspection)

Pemeriksaan ini dilakukan jika ada indikasi masalah tertentu pada mesin atau setelah alat berat digunakan dalam kondisi ekstrem, seperti di area berlumpur atau berbatu tajam. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada kerusakan yang tersembunyi akibat kondisi kerja tersebut.

4.  Pencatatan dan Dokumentasi

Semua hasil pemeriksaan harus dicatat dan didokumentasikan dengan baik. Data ini berguna untuk memantau riwayat perawatan mesin serta sebagai referensi jika terjadi masalah di kemudian hari.

Teknologi dalam Pemeriksaan Machine

Di era modern ini, teknologi telah menjadi bagian penting dalam program pemeriksaan machine pada unit alat berat. Beberapa teknologi yang sering digunakan meliputi:

1.  Sensor dan IoT (Internet of Things)

Sensor yang terpasang pada alat berat dapat memantau kondisi mesin secara real-time dan mengirimkan data ke sistem pusat melalui koneksi internet. Hal ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi masalah tanpa perlu pemeriksaan manual secara terus-menerus.

2.  Software Manajemen Perawatan

Software khusus dapat digunakan untuk mengelola jadwal perawatan, mencatat riwayat pemeriksaan, serta memberikan peringatan jika ada komponen yang membutuhkan perhatian khusus.

3.  Diagnostik Digital

Teknologi diagnostik menggunakan perangkat lunak untuk mendiagnosis masalah pada mesin secara cepat dan akurat melalui koneksi dengan sistem komputer alat berat.

Program pemeriksaan machine pada unit alat berat adalah investasi penting bagi keberlanjutan operasional suatu perusahaan. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin dan menggunakan teknologi modern, perusahaan dapat memastikan bahwa alat berat selalu dalam kondisi optimal, meningkatkan efisiensi kerja, serta mengurangi risiko kecelakaan kerja dan biaya perbaikan yang tinggi.

Dengan demikian, penting bagi setiap perusahaan yang menggunakan alat berat untuk memiliki program pemeriksaan yang terstruktur dan melibatkan tenaga ahli yang kompeten guna memastikan keberlanjutan operasional dan keselamatan kerja di lapangan.

 

Share:

0 Komentar