Fun Fact

Belajar Teknik Elektro Dari Anime Dr. Stone (Part 3)

Sebelumnya kita udah bahas bahas beberapa penemuan-penemuan di bidang teknik elektro pada anime Dr. Stone, sekarang kita bakal lanjut lagi nih untuk Part 3 nya. Apalagi penemuan-penemuan yang bakal kita bahas? Langsung cek artikel ini aja.

Akbar Maulana24 November 2021

Lanjut lagi nih artikel "Belajar Teknik Elektro Dari Anime Dr. Stone", sekarang udah masuk ke Part 3 aja nih. Nah, sebelum baca yang Part 3 ini pastikan kamu udah baca yang Part 1 dan Part 2 terlebih dahulu ya. Di Part 3 ini Anak Teknik bakal bahas 3 penemuan yang berhasil dibuat oleh Senku dan teman-temannya, yaitu lampu pijar, sakelar, dan head lamp.

1. Lampu Pijar

lampu pijar

Di episode 9, Senku telah membuat sumber cahaya berupa filamen bambu jepang. Namun, filamen tersebut belum dapat digunakan secara efektif sebagai penerangan. Kenapa tidak efektif? Karena filamen tersebut langsung terbakar saat dialiri oleh arus listrik.

Hal ini karena filamen menghasilkan energi panas saat dialiri oleh arus listrik. Terus bagaimana agar filamennya tidak terbakar?

Untuk menjawabnya, kamu harus tahu syarat terbentuknya api, yaitu adanya panas, bahan bakar, dan oksigen. Ketiga syarat tersebut hanya oksigen yang dapat dihilangkan dari filamen.

Di sanalah peran dari bola lampu, untuk menjaga filamen tetap berada di dalam ruang vakum. Bagaimana cara membuat bagian dalam bola lampu menjadi ruang vakum?

Di anime Dr. Stone, Senku menggunakan sprengel pump untuk membuat bagian dalam bola lampu menjadi ruang vakum. Prinsip sederhana dari sprengel pump adalah meneteskan merkuri pada pipa sehingga udara akan terperangkap di antara tetesan-tetesan merkuri tersebut.

Lalu, kemudian dibawa keluar, karena itu bagian dalam bola lampu akan kehilangan udara dan menjadi ruang vakum.

 

2. Sakelar

sakelar

Setelah membuat baterai lead-acid dan lampu pijar di episode 21, Senku juga membuat sakelar dan menghubungkannya dengan lampu pijar dan baterai lead-acid secara seri. Sakelar sendiri merupakan perangkat yang berfungsi untuk memutuskan atau menghubungkan rangkaian listrik.

Dengan menghubungkan sakelar secara seri dengan lampu pijar dan baterai lead-acid, lampu pijar dapat menyala atau mati dengan mengubah posisi sakelar. Apabila posisi saklar pada kondisi "on" maka rangkaian akan tertutup dan arus listrik akan mengalir, sehingga lampu pijar akan menyala.

Sebaliknya, jika sakelar diposisikan pada kondisi "off" maka rangkaian akan terbuka dan arus listrik tidak akan mengalir sehingga lampu pijar akan padam.

3. Head Lamp

head lamp

Tidak hanya berhenti sampai membuat lampu pijar sebagai sumber cahaya tetap di Desa Ishigami, masih di episode 21, Senku juga merakit lampu pijar yang telah dibuatnya menjadi head lamp.

Head lamp sebenarnya adalah lampu yang dirakit sedemikian rupa agar dapat dipasangkan di kepala. Namun tentu saja ada fungsinya.

Head lamp digunakan sebagai penerangan pada kegiatan outdoor yang dilakukan pada malam hari atau di tempat yang gelap. Sering kali pemakainnya untuk mendaki gunung di malam hari, menambang di dalam gua, melakukan pencarian di malam hari.

Salah satu dari kegiatan tersebut, yaitu menambang di dalam gua akan dilakukan oleh Senku, Chrome, dan Magma di episode 22. Untuk itulah head lamp tersebut dibuat oleh Senku.

Share:

0 Komentar