Pengetahuan

Bagaimana Cara Mengukur Resistor dengan Menggunakan Alat Multimeter Digital

Cara mudah untuk mengukur resistor dengan menggunakan resistor sumber gambar: (Unsplash.com/ Matthew Del Rincon)

Ovianan6 Oktober 2026

Pernahkah anda mengukur resistor dengan multimeter digital? Atau hanya sekedar ingin belajar bagaimana mengukur sebuah nilai hambatan pada resistor. Dan tentunya jika ingin mengukur nilai resistor perlunya kita ketahui dahulu nilai kode warna gelang pada resistor.

Untuk membaca nilai pada multimeter digital, perlunya kita paham membaca warna gelang pada badan resistor karena dari kode warna gelang itulah menunjukkan suatu nilai hambatan. Berikut adapun contoh gambar tabel warna resistor.

Sumber: (Olivia Pendidikan, 2026)

Gambar diatas merupakan tabel warna resistor, contoh resistor pada gambar diatas adalah resistor 1 Ohm yaitu ( Coklat – Hitam – Emas – Emas).

Cara membacanya yaitu:

Gelang 1 warna coklat = 1

Gelang ke 2 warna hitam = 0

Gabungkan nilai dari gelang ke 1 dan gelang ke 2 yaitu = 1 dan 0 = 10

Gelang ke 3 warna emas = x 0,1

yaitu didapat nilai resistor 10 x 0,1 = 1 Ohm toleransi ±5%

Gelang ke 4 warna emas = toleransi ±5%

Setelah kita mengetahui bagaimana cara membaca nilai kode warna pada resistor lalu baru kita bisa ketahui bagaimana cara mengukur resistor di multimeter digital.

Bagaimana Cara Mengukur Resistor Menggunakan Multimeter Digital

Adapun beberapa langkah untuk mengukur resistor, berikut Simak penjelasan dibawah ini:

  • Siapkan alat Multimeter Digital: pastikan alat multimeter digital yang ingin digunakan dalam keadaan yang baik dari segi alatnya maupun baterainya.
  • Kabel probe multimeter digital: kabel probe merah dan hitam
  • Siapkan resistor yang ingin diukur, contohnya pada resistor 1 ohm
  • Posisikan pada kabel probe multimeter digital ke lubang port multimeter, colokkan kabel probe hitam (-) ke lubang port yang bertuliskan COM. Sedangkan kabel probe merah (+), colokkan ke lubang port yang bertuliskan VΩmA.
  • Kemudian putar saklar multimeter ke simbol Ohm (Ω)
  • Jika multimeter memiliki skala nilai pada hambatan yaitu (2000k, 200k, 20k, 2000, 200) maka pilih nilai skala yang lebih kecil, contoh resistor 1 ohm yaitu pada skala 200. Namun jika pada alat multimeter tidak tertera skala maka langsung putar pada selector ohm (Ω). Namun jika nilai resistor berukuran besar maka disesuaikan dengan menggunakan skala yang lebih besar.
  • Kemudian tempelkan kabel probe merah dan hitam multimeter ke resistor. Mengukur resistor boleh secara bolak balik antara kabel probe merah (+) atau kabel probe hitam (-).

  • Kemudian lihat nilai yang ada pada layar LCD di multimeter digital
  • Perhatikan nilainya jika nilai angka sesuai dengan spesifikasi pada resistor berarti dalam keadaan sesuai dan baik untuk dipakai namun jika layar menampilkan angka 1 disebelah kiri atau OL maka resistor rusak dan tidak layak dipakai.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Pengukuran?

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat pengukuran:

  • Pastikan perangkat dalam kondisi mati dan area kerja bebas sumber bertegangan tinggi.
  • Untuk mengukur resistor pastikan pemilihan rentang pengukuran yang benar, misal nilai resistor itu dengan nilai angka yang besar tetapi ketika kita pilih pada rentang yang rendah dimultimeter bisa terjadi pada pembacaan yang salah. Jadi disesuaikan saja untuk menghindari hal tersebut.
  • Kemudian pada kabel probe merah dan hitam jangan sampai terbalik ketika dicolokan diport multimeter. Kabel merah (+) ke lubang port VΩmA sedangkan kabel hitam (-) ke lubang yang bertuliskan COM.

 

 

Share:

0 Komentar