Pengetahuan

Masjid Agung Sheikh Zayed, Simbol Kemewahan Uni Emirat Arab yang Mempesona dalam Balutan Arsitektur

Masjid Agung Sheikh Zayed merupakan salah satu masjid yang populer di dunia karena menawarkan kemegahan gaya arsitektur yang menakjubkan dengan konsep desainnya yang rumit.

Dunia arsitektur selalu saja punya cara tersendiri untuk menciptakan seni estetika yang memukau pada bangunan. Tidak hanya bangunan perkantoran, gedung pencakar langit saja, namun masjid juga menjadi sasaran arsitek untuk berkarya. 

Sebagai umat Islam, tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan Masjid Agung Sheikh Zayed bukan? Ya, masjid yang mewah dan sangat terkenal di penjuru dunia ini berada di jantung kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Masjid ini didirikan pada tahun 1994 dan diresmikan pada Desember 2007. Nama masjid ini diambil dari salah satu presiden Uni Emirat Arab yang telah wafat yaitu Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. 

Pembangunan masjid terbesar ke-3 di dunia ini melibatkan seorang arsitektur Suriah yang hebat yaitu Youssef Abdelke. Selain itu, ada juga kolaborasi dengan seniman dan ilustrator terkenal dari Inggris yaitu Kevin Dean yang berjasa dalam membuat desain bunga untuk halaman dan dinding masjid. Kemudian, Halcrow Group dari Inggris yang menjadi pengawas konstruksi fase awal sekaligus konsultan proyek pada fase kedua. 

Fakta Unik Masjid Agung Sheikh Zayed

Keberadaan Masjid Agung Sheikh Zayed ini telah membuat orang-orang di seluruh dunia menjadi sangat penasaran. Untuk itu, yuk simak informasi beberapa fakta unik masjid tersebut mulai dari gaya arsitekturnya hingga interiornya yang berkelas. 

1. Desain Masjid

Desain Masjid Sheikh Zayed ini terinspirasi dari sentuhan gaya arsitektur Persia, Ottoman, dan Mughal. Secara desain, masjid ini menjadi salah satu karya seni Islam yang menggabungkan tradisi dan modernitas. Selain itu, pembangunannya menjadi lambang dari keterampilan, kreativitas, dan komitmen UEA dalam melestarikan warisan budayanya.  

Tidak hanya arsitektur masjid saja yang memanjakan mata, namun terdapat kubah dan menara masjid yang sangat ikonik. Untuk kubahnya sendiri berjumlah 82 kubah dari berbagai ukuran. Setiap kubah dilapisi dengan marmer putih murni dan memiliki hiasan bulan sabit yang terbuat dari kaca emas. 

Ukuran kubah terbesar berada di bagian tengah ruang solat utama di masjid tersebut. Sementara itu, menara masjid hadir dengan desain lengkungan Arab tradisional yang terinspirasi dari arsitektur Moor. Menara masjid memiliki tiga bentuk geometris yang berbeda yaitu silindris khas Ottoman, segi delapan khas Mamluk, dan alas persegi. Bagian puncak menara dihiasi oleh lentera dengan lapis mosaik kaca emas khas era Fatimiyah.

2. Material dari Berbagai Belahan Dunia

Masjid ternama di Abu Dhabi ini menggunakan bahan-bahan yang diimpor dari berbagai negara untuk menciptakan kesan mewah. Mulai dari Maroko, Yunani, Selandia Baru, Austria, India, China, Italia, Turki, Pakistan, Mesir, dan Jerman. Penggunaan material yang istimewa ini membuat pengunjung merasa takjub dan selalu memuji keindahan masjid ini. 

Masjid ini dibangun dengan dominasi marmer putih murni yang melambangkan kesucian, kemurnian, keteduhan, dan ketenangan dalam beribadah. Selain itu, masjid ini dihiasi dengan kristal, keramik, batu permata, batu semi mulia, dan tatanan rumit dari emas. Kemudian, ada kolam-kolam refleksi dari material terbaik di sekitar masjid yang menciptakan keindahan tersendiri. 

3. Interior yang Sangat Mewah dan Elegan

Belum puas rasanya mengagumi keindahan Masjid Agung Sheikh Zayed dari luar, ternyata bagian interiornya juga tidak kalah menarik. Terdapat kaligrafi Kufi tradisional dan Thuluth yang indah berisi ayat-ayat Al-Qur’an dan 99 nama Allah pada dinding kiblat. 

Lalu, ada karpet rajutan tangan terbesar di dunia yang dibuat oleh seniman Iran yaitu Ali Khaliqi. Karpet berukuran 5.625 m2 dan beratnya mencapai 35 ton tersebut berada di dalam ruang solat utama. Material karpet tersebut berasal dari bahan wol yang diimpor langsung ke Selandia Baru dan Iran. 

Tidak berhenti sampai di situ saja, masjid ini menghadirkan lampu gantung yang berisikan jutaan kristal Swarovski. Untuk ukuran diameternya sendiri yaitu 10 m dan tinggi mencapai 15 m dari material baja tahan karat berhiaskan pelat emas 24 karat. Lampu gantung ini berbentuk pohon palem terbalik sebagai simbol kemakmuran Uni Emirat Arab. Lampu gantung yang dirancang oleh German Faustig ini memiliki 40 juta unit bola kristal berwarna kuning, merah, dan hijau. 

4. Berukuran Besar dan Mampu Menampung Banyak Jamaah

Masjid Agung Sheikh Zayed ini memiliki luas sebesar 22.000 m2 dengan kapasitas 41.000 lebih jamaah. Pada ruang solat utama, masjid ini mampu menampung 7.000 orang dan terdapat ruang solat wanita yang masing-masing berkapasitas 1.500 orang. 

Selain menjadi tempat beribadah, masjid yang satu ini juga difungsikan sebagai pusat pembelajaran, tempat wisata, kegiatan budaya, dan perpustakaan. Sehingga, para wisatawan yang datang bisa menyaksikan peninggalan buku dan publikasi Islam seputar seni, kaligrafi, dan sains. Untuk koleksi buku terdapat terjemahan dari beberapa bahasa seperti Arab, Italia, Korea, Inggris, Perancis, Spanyol, dan Jerman. 

5. Sistem Pencahayaan yang Dramatis 

Ada yang unik dari efek pencahayaan masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi ini yaitu mengikuti siklus bulan. Sistem pencahayaan tersebut dirancang oleh arsitek khusus pencahayaan Speirs and Major Associates. Alhasil, dapat menghasilkan sisi estetik pada  tiang-tiang dan kolam-kolam masjid. 

Pada bagian dinding kiblat, terdapat pencahayaan serat optik halus yang mengubah warna masjid secara 360 derajat. Selain itu, masjid ini memiliki 22 menara lampu dengan pencahayaan biru keabu-abuan menuju permukaan luar fasad masjid. Hal ini menjadi cerminan dari kemajuan teknologi sekaligus karya seni yang memproyeksikan warna alam yang menarik secara otomatis. 

Kesimpulan

Pada dasarnya, Masjid Agung Sheikh Zayed bukan hanya sebagai tempat ibadah yang nyaman saja. Melainkan bagian dari mahakarya seni dan arsitektur modern yang memanjakan mata dengan desain yang mewah. 

Ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar aspek teknik? Yuk, ikuti terus pembahasan artikel menarik lainnya hanya di anakteknik yang jelas dan akurat!

Share:

0 Komentar